Tentang Kami | Pabrik | Berita
Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 27-10-2022 Asal: Lokasi
Dalam beberapa tahun terakhir, kata 'berkelanjutan' hampir menjadi kata kunci dalam strategi pengembangan setiap merek. Merek mewah seperti Balenciaga dan Alexander McQueen mulai mempraktikkan konsep “Bebas Bulu”; Atau JiyongKim, merek desainer baru yang kami ajak bicara yang menggunakan sinar matahari untuk 'pewarnaan,' dan semuanya berupaya semaksimal mungkin untuk menjadi 'berkelanjutan.'
Dari sintesis serat kimia hingga pewarnaan garmen, penyamakan kulit, dan langkah-langkah pemrosesan lainnya, terdapat masalah lingkungan yang serius, menjadikan pakaian sebagai industri paling berpolusi kedua di dunia. Alhasil, merek mulai melakukan perubahan dalam produksi, desain, dan lain sebagainya. Gen Z juga telah melepaskan diri dari belenggu perangkat elektronik dan melakukan aktivitas luar ruangan seperti berkemah dan frisbee, serta perlindungan lingkungan. Keberlanjutan telah menjadi salah satu aspek terpenting dalam kehidupan sehari-hari.
Teman-teman yang menyukai tren mungkin telah menemukan bahwa, seperti Xiaobian, tidak hanya merek fesyen dan fesyen ternama, tetapi juga merek dalam negeri kita sangat terlibat dalam 'pembangunan berkelanjutan' dalam segala aspek. Salah satu merek yang paling mengesankan adalah XTEP. Alasan utamanya adalah Xstep menggunakan 'asam polilaktat (PLA)' untuk membuat pakaian, dan kemudian menyelesaikan masalah lingkungan dari akarnya, yang membuat Xiaobian merasa cerah saat ini, dan melihat konsep berkelanjutan dalam 'mengobati gejala dan akar permasalahan'.
Kini Xstep telah merilis '100% mantel parit asam polilaktat', yang tidak diragukan lagi menunjukkan kata 'berkelanjutan' secara maksimal, mulai dari produksi hingga daur ulang, mencapai loop tertutup 'dari lahan ke lahan' yang hampir sempurna. Dan perlu Anda ketahui bahwa hanya dibutuhkan waktu tiga tahun Xstep untuk beralih dari produk PLA pertamanya menjadi mantel parit 100% PLA yang terkenal. Selain itu, XTEP juga mengoptimalkan masalah pencelupan yang disebutkan di atas dengan teknologi pencelupan suhu rendah.
Singkatnya, XTEP telah membuktikan konsep aslinya mengenai pembangunan berkelanjutan melalui tindakan praktis. Keberlanjutan adalah tanggung jawab besar perusahaan. Dari tingkat korporat, XTEP menganut strategi berkelanjutannya sendiri. Pada saat yang sama, perlindungan lingkungan adalah kebiasaan kecil setiap orang. Baik mengajak masyarakat melakukan aksi praktis untuk mempraktikkan gaya hidup ramah lingkungan 'berlari', atau secara fisik memasukkan perlindungan lingkungan ke dalam perilaku hidup sehari-hari, xtep dibawakan dengan tema 'simbiosis, segala sesuatu mengikuti untuk membangun masa depan', pada saat yang sama, di bidang pertanian berkelanjutan mengajak generasi muda untuk bergabung dalam barisan 'hidup berkelanjutan' bersama.
Jalan Luhua No.2, Taman Sains Boyan, Hefei, Provinsi Anhui, Tiongkok